13 November 2007

Bupati: Pemkab Sepakat Akan Mengurangi Harga Tempat Jualan Di Pasar Sidikalang.

Sidikalang-Dairi Pers: Pemerintah Kabupaten Dairi, telah sepakat mengurangi harga kios (tempat jualan) di pasar induk Sidikalang, minimal 25 persen.Hal itu di jelaskan bupati, DR.Master Parulian Tumanggor, kepada Dairi Pers, Selasa (30/10).
Tetapi penetapan pengura-ngan harga itu belum final, berapa yang sebenarnya.Yang jelas akan di usahakan berkurang untuk mengurangi beban para pedagang. Sebab Pemkab telah sepakat, akan mengusahan pengurangan harga itu,ujarnya.
Sebagiaman di ketahui, para pedagang dari pasar induk Sidikalang dua kali melakukan unjuk rasa ke kantor DPRD dan kantor bupati. Yang terakhir mereka melakukan unjuk rasa,Senin (22/10). Mereka menuntut pemerintah, agar harga tempat jualan mereka di kurangi.Sebab harga itu di nilai terlalu mahal bahkan dianggap mencekik leher, dari mulai harga Rp 6 juta hingga Rp 48 juta satu tempat dengan ukuran, 4 X 3 meter.
Pasar induk Sidikalang akan dibangun tahun 2008 dengan dana Rp 18 miliar. Diantaranya Rp 12 miliar berupa pinjaman dan Rp 6 miliar bantuan APBD Dairi.Namun pedagang menduga bahwa penetapan harga itu tidak terjangkau.Padahal dana pembangunannya Rp 6 juta merupakan bantuan dari APBD. Biasanya APBD tidak di bayar atau di kembalikan kepada pemerintah. Sehingga para pedagang dua kali melakukan unjuk rasa, agar pemerintah dapat mengurangi harga tempat jualan mereka di pasar induk setelah pembangunannya selesai. Setelah unjuk rasa itu di lakukan para pedagang, akhirnya Pemkab bersikap lunak dan menerima tuntutan pedagang, untuk mengurangi harga tempat jualan minimal 25 persen dari harga yang telah di tetapkan.(R.01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar